DWP Setwan Hadirkan Kedai Parlemen, Dukung Ketahanan Pangan Berbasis Lingkungan

0
IMG_20260815_123134_689
👁️ 74 dibaca
DWP Setwan Hadirkan Kedai Parlemen, Dukung Ketahanan Pangan Berbasis Lingkungan

Baubau, madingsultra.com — Semangat memanfaatkan lahan secara produktif dan peduli lingkungan mendorong Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sekretariat DPRD Kota Baubau (Setwan) menghadirkan Kedai Parlemen sebagai inovasi untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus menghidupkan ruang-ruang hijau di lingkungan perkantoran.

Program yang digagas DWP tersebut mendapat dukungan dari Sekretariat DPRD Kota Baubau. Dukungan itu diwujudkan melalui pemanfaatan sejumlah sudut kantor yang sebelumnya gersang menjadi area hijau dan kebun produktif yang dapat memberikan manfaat bagi kebutuhan sehari-hari.

Kedai Parlemen mengusung konsep Pengelolaan Area Rindang dan Lahan Ekologis Menuju Agrikultur Nasional. Kehadirannya tidak hanya untuk mempercantik lingkungan kerja, tetapi juga menjadi ruang edukasi dalam membangun kepedulian terhadap alam serta mendorong pemanfaatan lingkungan secara berkelanjutan.

Ketua DWP Setwan, Ny. Ithin Wirayahman, mengatakan pemanfaatan lahan tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan kantor yang lebih hijau sekaligus menghasilkan tanaman yang dapat dimanfaatkan.

“Kita mencoba memanfaatkan sudut-sudut kantor yang dulunya merupakan lahan gersang dan tidak terkelola menjadi lahan hijau serta ditanami tanaman produktif, khususnya tanaman yang bisa dimanfaatkan,” kata Ithin Wirayahman kepada media ini di kantor DPRD Kota Baubau, Jumat (14/8/2026).

 

Ketua DWP Setwan, Ny. Ithin Wirayahman

Ia mengatakan, kehadiran kedai parlemen diharapkan dapat memotivasi jajaran DWP dan Sekretariat DPRD untuk mengembangkan kebun yang asri, berwawasan lingkungan dan memiliki manfaat. Program tersebut juga diharapkan menjadi ruang edukasi untuk menumbuhkan kepedulian terhadap alam.

“Kita berharap kehadiran Kedai Parlemen ini bisa memotivasi jajaran Dharma Wanita Persatuan serta jajaran Sekretariat DPRD dalam mengelola kebun yang asri, berwawasan lingkungan dan bermanfaat. Ini juga menjadi ruang edukasi agar kita lebih peduli terhadap alam,” ujarnya.

Sejumlah tanaman produktif telah dikembangkan di area tersebut, di antaranya tomat, cabai, serai dan terong. Tanaman tersebut dipilih karena dapat dimanfaatkan secara langsung untuk kebutuhan rumah tangga.

Dalam skala kecil, hasil kebun diharapkan dapat menjadi stok kebutuhan keluarga sekaligus membantu menghemat pengeluaran. Sayuran dan bumbu yang tersedia dapat dipetik dari kebun sendiri sehingga tidak seluruhnya harus dibeli di pasar.

“Diharapkan tanaman sayuran ini bisa menjadi stok keluarga dalam skala kecil sekaligus menghemat ekonomi pembelanjaan di pasar. Lebih ekonomis karena kita bisa memetik dari kebun sendiri,” tuturnya.

Melalui Kedai Parlemen, pemanfaatan lahan di lingkungan Sekretariat DPRD Kota Baubau tidak sekadar menghadirkan ruang hijau. Program ini menjadi langkah sederhana untuk menggabungkan kepedulian terhadap lingkungan dengan pemenuhan kebutuhan pangan, dimulai dari lahan yang ada di sekitar.

Laporan: Alyakin

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *