Menteri Agama Hadiri Halal bi Halal Masyarakat Diaspora Buton di Jakarta

0
Menteri Agama Hadiri Halal bi Halal Masyarakat Diaspora Buton di Jakarta
👁️ 13 dibaca
Ketua umum kerukunan keluarga diaspora masyarakat buton(KERATON BUTON) memberikan cendramata berupa buku sejarah buton kepda mentri Agama RI.

Jakarta, madingsultra.com — Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, menghadiri sekaligus memberikan tausiah dalam kegiatan Halal Bihalal dan Silaturahmi Masyarakat Diaspora Buton se-Jabodetabek 2026 yang digelar Kerukunan Diaspora Masyarakat Buton (Keraton Buton) di Gedung Graha Garda Dirgantara, Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (9/5/2026).

Dalam tausiahnya, Nasaruddin Umar menekankan pentingnya menjaga ukhuwah dan mempererat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Menurutnya, silaturahmi memiliki peran besar dalam menjaga persatuan bangsa sekaligus memperkuat nilai kemanusiaan.

“Silaturahmi adalah energi sosial yang menjaga persatuan bangsa. Budaya dan agama harus menjadi perekat yang menguatkan nilai kemanusiaan dan kebersamaan,” kata Nasaruddin Umar di hadapan ratusan masyarakat Buton yang hadir.

Kegiatan halal bihalal tersebut berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan.

Selain menjadi ajang saling memaafkan pasca-Idulfitri, acara itu juga menjadi momentum mempererat hubungan masyarakat Buton di tanah rantau sekaligus menjaga identitas budaya Kesultanan Buton.

Ketua Panitia, Suhardin Sulaiman, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar agenda seremonial tahunan, tetapi juga wadah memperkuat persatuan dan jejaring diaspora masyarakat Buton di wilayah Jabodetabek.

“Kegiatan ini menjadi ruang mempererat silaturahmi serta menjaga nilai budaya Buton di tengah kehidupan masyarakat urban,” ujarnya.

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Buton, Syarifudin Saafa, yang dalam sambutannya mengajak masyarakat Buton di perantauan untuk terus menjaga persatuan dan tetap mencintai budaya daerah.

Menurut Syarifudin, masyarakat Buton di luar daerah memiliki peran penting sebagai duta budaya sekaligus mitra strategis pembangunan daerah.

“Meski berada jauh dari tanah Buton, rasa cinta terhadap budaya dan daerah harus tetap dijaga. Diaspora Buton memiliki kekuatan besar melalui pemikiran, jejaring, dan solidaritas untuk ikut membangun daerah,” ucap Syarifudin.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai luhur budaya Buton seperti Poma-maasiaka, Popia-piara, dan Poangka-angkataka di tengah kehidupan modern masyarakat perkotaan.

Selain itu, Syarifudin turut menjadi panelis dalam talkshow budaya dengan tema ‘Kekayaan Kuliner Buton dalam Perspektif Pemerintah Daerah’.

Ia menilai kuliner khas Buton memiliki potensi besar sebagai identitas budaya sekaligus penggerak ekonomi daerah hingga tingkat nasional.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Anggota DPD RI, MZ. Amirul Tamim dan La Ode Umar Bonte serta sejumlah tokoh masyarakat dan sejumlah akademisi.

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum Kerukunan Keluarga Diaspora Masyarakat Buton (Keraton Buton), Melky Neke, menyerahkan cenderamata berupa buku sejarah Buton kepada Menteri Agama RI sebagai simbol pelestarian sejarah dan budaya Buton.

Kegiatan silaturahmi tersebut juga turut dimeriahkan artis nasional asa Buton seperti Arie Keriting, Fildan Rahayu dan Rahim La Ode.

Halal bihalal masyarakat diaspora Buton itu ditutup dengan suasana penuh keakraban dan kekeluargaan sebagai bentuk penguatan ikatan batin masyarakat Buton di perantauan dengan tanah kelahirannya. (Adm)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *