SMPN 18 Baubau Target 10 Besar LKBB Nasional di Jakarta


Baubau,madingsultra.com — Sebanyak 48 siswa SMP Negeri 18 Baubau kembali membawa harapan Kota Baubau ke panggung nasional. Mereka akan bertarung dalam ajang Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) tingkat nasional season dua di Jakarta pada 16 Mei 2026, bukan sekadar mengejar prestasi, tetapi juga membawa misi memperkenalkan budaya Buton kepada Indonesia.
Kontingen Pasukan Pelopor (Paspol) SMP Negeri 18 Baubau dijadwalkan berada di Jakarta selama 10 hari untuk mengikuti kompetisi yang mempertemukan sekolah-sekolah terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.
Wakil Wali Kota Baubau, Wa Ode Hamsinah Bolu mengatakan, SMP Negeri 18 Baubau kembali tampil di tingkat nasional setelah sebelumnya sukses meraih prestasi di tingkat provinsi.
“Alhamdulillah, SMP Negeri 18 berturut-turut mereka juara tingkat provinsi, sebelumnya juga mengikuti lomba tingkat nasional dan ini kembali lagi ke tingkat nasional,” kata wakil Wali Kota Baubau usai melepas kontingen di aula kantor Wali Kota Baubau, Rabu (13/05/2026).
Menurutnya, capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh kepala sekolah dan guru di kota baubau untuk lebih aktif mengembangkan bakat dan minat siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.
“Kami mengharapkan para kepala sekolah dan guru untuk menjadikan sekolah, tentu tugas utama adalah bagaimana dapat mengembangkan bakat dan minat siswa-siswi dengan memanfaatkan dana BOS,” katanya.
Orang nomor dua di kota baubau menegaskan, sekolah tidak hanya bertanggung jawab pada pendidikan formal semata, tetapi juga mengembangkan bakat siswa-siswi dengan mengadakan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah
“Mau menari, menyanyi, Pramuka, baris-berbaris, itu yang kita harapkan kepada para kepala sekolah di Kota Baubau, bisa menyadari bahwa sebagai tanggung jawab kita kepada anak didik,” ujarnya.
Wa Ode Hamsinah juga menyebut para peserta yang diberangkatkan merupakan siswa-siswi terpilih hasil pembinaan dan latihan yang dilakukan pihak sekolah.
“Kepala sekolah dan guru-guru sudah bekerja ekstra, pemerintah kota Baubau berterimakasih, karena selain membawa nama sekolah dan membawa nama kota Baubau.” tandasnya.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 18 Baubau, Arman Ngkaule S.Pd menjelaskan, 48 siswa yang diberangkatkan terbagi dalam tiga regu, yakni Regu A, B, dan C.
Dalam kompetisi nasional tersebut, masing-masing regu akan membawa nuansa budaya Buton dalam variasi formasi yang ditampilkan. Regu A mengangkat tema Raja Wakaka, Regu B menampilkan cerita rakyat Wandiu-diu, sedangkan Regu C fokus pada kekompakan teknis baris-berbaris.
“Harapan kami tentu bisa masuk 10 besar nasional. Minimal kami bisa berada di posisi 15 besar agar dapat masuk FORBASI tingkat nasional,” pungkasnya.
Laporan: Alyakin
