Disdukcapil Sultra Dorong Optimalisasi Data Kependudukan di Baubau

0
Disdukcapil Sultra Dorong Optimalisasi Data Kependudukan di Baubau
👁️ 84 dibaca
Kepala Disdukcapil Provinsi Sultra, Muhammad Fadlansyah, saat menyampaikan sambutan pada kegiatan sosialisasi pendaftaran penduduk di Aula Kantor Wali Kota Baubau.

Baubau, madingsultra.com — Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Sulawesi Tenggara, Muhammad Fadlansyah, menegaskan pentingnya dokumen kependudukan sebagai syarat utama akses layanan publik di era digital saat ini. Hal itu disampaikannya saat memberikan sambutan pada kegiatan sosialisasi pendaftaran penduduk di Aula Kantor Wali Kota Baubau, Kamis (04/12/2025).

Muhammad Fadlansyah mengatakan, dokumen kependudukan seperti KTP elektronik merupakan pintu masuk untuk mendapatkan berbagai layanan dasar, mulai dari pendidikan, bantuan pemerintah, hingga akomodasi transportasi.

“Kalau kita tidak punya KTP elektronik, kita tidak bisa akses layanan publik. Saya pastikan bapak ibu tidak bisa naik pesawat tanpa KTP,” ujarnya.

Meski Disdukcapil bukan kategori pelayanan dasar pemerintahan, namun pada praktiknya hampir semua layanan publik kini bergantung pada data kependudukan. “Kita pastikan, kita tidak bisa mengakses layanan publik kalau tidak punya dokumen kependudukan,” tegasnya.

Olehnya itu, pihaknya berharap Disdukcapil di kabupaten/kota, khususnya Baubau, mampu memberikan layanan terbaik dan bebas dari diskriminasi maupun pungutan liar.

“Kami tidak ingin mendengar pelayanan yang lambat, diskriminatif, apalagi berbayar. Semua layanan Disdukcapil harus memberikan kebahagiaan bagi masyarakat, dan seluruhnya gratis,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa Disdukcapil sudah memiliki basis data kependudukan yang sangat lengkap dan selalu diperbarui. Jika sebelumnya hanya identik dengan layanan KTP, Kartu Keluarga, dan akta kelahiran, kini sistemnya berkembang jauh lebih maju dengan database yang lengkap.

Disisi lain, Ia juga menekankan pentingnya optimalisasi pemanfaatan data kependudukan oleh seluruh perangkat daerah. “Disdukcapil saat ini memiliki data yang paling lengkap dan paling update. Sayang sekali kalau tidak dimanfaatkan untuk perencanaan dan pelayanan,” tambahnya.

Data kependudukan, lanjutnya, tidak hanya digunakan oleh pemerintah daerah tetapi juga dimanfaatkan berbagai instansi dan perusahaan melalui sistem berbayar. Sementara perangkat daerah dapat mengaksesnya secara gratis.

“Pendapatan negara dari sektor akses NIK sudah lebih dari satu triliun rupiah se-Indonesia. Ini menunjukkan betapa pentingnya NIK sebagai dasar semua pelayanan publik, termasuk dalam pengambilan keputusan,” tandasnya.

Sebagai informasi, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) menggelar sosialisasi pendaftaran penduduk di Aula Kantor Wali Kota Baubau. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Plh Sekda Baubau, La Ode Aswad mewakili Wali Kota Baubau, H Yusran Fahim dan dihadiri seluruh RT/RW Se Kota Baubau.

Laporan: Alyakin

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *