Target Satu Gerai di Kelurahan, Baubau Masih Terkendala Lahan Koperasi Merah Putih

0
Target Satu Gerai di Kelurahan, Baubau Masih Terkendala Lahan Koperasi Merah Putih
👁️ 50 dibaca
Rapat koordinasi satgas koperasi merah putih tingkat kota Baubau. (Foto: Alyakin)

Baubau, madingsultra.com — Program pembangunan gerai koperasi merah putih di Kota Baubau diuji ketersediaan lahan. Pasalnya, dalam rapat koordinasi satgas koperasi merah putih tingkat kota Baubau dan satgas koperasi kelurahan merah putih tingkat kecamatan yang gelar Disperindagkop dan UKM di Aula Kantor Wali Kota Baubau, Rabu (11/2/2026) terungkap sebagian kelurahan belum memiliki lahan serta belum memenuhi syarat, sementara waktu peyediakan lahan kurang lebih tiga bulan.

Dalam forum tersebut dipaparkan bahwa para lurah telah berkoordinasi dengan Babinsa terkait penyediaan lahan. Unsur TNI ditugaskan melakukan pencarian serta koordinasi lahan bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau sesuai kriteria pembangunan gerai Koperasi Merah Putih.

Disitu juga terungkap sejumlah lokasi yang tidak memenuhi kriteria, misalnya di Kelurahan Ngangamuala, lahan tidak dapat digunakan karena masuk kawasan ruang terbuka. Di Kelurahan Batulo, lokasi yang diusulkan direncanakan sebagai kawasan situs kota tua dan disekitar Telkom ukuran tidak mencapai.

Selain itu, beberapa kelurahan dilaporkan belum memiliki lahan yang dapat digunakan, di antaranya Kelurahan Lanto, Koubula, Tarafu, Bone-Bone. Sementara Kelurahan Sulaa dinilai kurang strategis, begitu juga di Kelurahan Katobengke, kondisi lahan disebut miring, sedangkan di Sukanayo lahan tersedia tetapi belum dibangun karena dekat jembatan.

Olehnya itu, setiap kelurahan diminta menandatangani surat pernyataan resmi terkait ketersediaan atau ketidaktersediaan lahan sebagai bentuk pertanggungjawaban administrasi. Proses pencarian terus dikawal, mengingat batas waktu pembangunan yang selama tiga bulan.

Rapat koordinasi tersebut dibuka resmi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Baubau,
La Ode Darusalam Ssos Msi. Turut hadir, Kepala BPKAD, Kepala Disperindagkop dan UKM, Danramil 1413-01 Wolio, serta seluruh camat dan lurah se-Kota Baubau.

Diketahui, TNI menjalin kerja sama dengan BUMN PT Agrinas Pangan Nusantara dalam mendukung pembangunan koperasi merah putih desa/kelurahan di berbagai wilayah Indonesia.

Suasana rapat koordinasi satgas koperasi merah putih tingkat kota Baubau dan satgas koperasi kelurahan merah putih tingkat kecamatan yang gelar Disperindagkop dan UKM di Aula Kantor Wali Kota Baubau, Rabu (11/2/2026)

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop dan UKM) Kota Baubau, Suarmawati, menyampaikan bahwa pembangunan gerai koperasi merah putih merupakan program nasional dan harus didukung pemerintah daerah.

“Pembangunan gerai koperasi merah putih adalah salah satu program nasional. Pemerintah Kota Baubau harus menyukseskan program nasional ini,” kata Kadis Disperindagkop dan UKM Kota Baubau, Suarmawati ketika di konfirmasi madingsultra.com usai rapat.

Ia menjelaskan bahwa pembentukan koperasi merah putih di kota baubau telah dilaksanakan kepemimpinan sebelumnya. Saat ini, pihaknya melanjutkan proses yang telah berjalan.

“Jadi agenda hari ini adalah mengumpulkan semua camat dan lurah untuk membentuk satgas koperasi merah putih kecamatan. Mereka inilah yang bertugas mengawal penyiapan lahan, pembentukan gerai dan operasional koperasi merah putih” katanya.

Ia menyebutkan, hingga saat ini baru lima gerai koperasi merah putih yang telah terbangun di Kota Baubau. Sedangkan sekitar 27 titik lahan dinilai siap untuk pembangunan dan selebihnya masih dalam tahap pendataan di tingkat kelurahan.

“Rapat hari ini, ada kesepakatan antara lurah, camat dan BPKAD yang menangani bidang aset, kita mengawal pengadaan lahan koperasi merah putih.” katanya.

Oleh karena itu, setelah lahan dinyatakan memenuhi syarat, pihaknya mendorong agar pembangunan segera dilaksanakan, sebab saat ini baru lima gerai yang terealisasi dan Pemkot Baubau menargetkan jumlah terus bertambah.

“Harapan kami kedepan, setelah lahan sudah clear n clear, dari pihak kementerian segera membangun gerai koperasi merah putih.” katanya.

Mantan Kepala DPMPTSP Kota Baubau itu menegaskan, berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres), setiap kelurahan ditargetkan memiliki satu Gerai Koperasi Merah Putih. Namun dilihat dengan ketersediaan lahan di wilayah kelurahan.

“Karena kita tau bahwa lahan yang di butuhkan cukup besar ya, itu minimal 20×30 kemudian dengan beberapa kriteria, harus di depan jalan, akses mudah. Itu yang harus betul betul pemerintah kota Baubau menyiapkan lahan tersebut.” pungkasnya.

Laporan: Alyakin

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *