RKPD Baubau 2027 Bakal Disinkronkan dengan Program Pusat dan Provinsi


Baubau, madingsultra.com — Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Baubau Tahun 2027 diarahkan pada penataan pembangunan yang selaras dengan kebijakan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat sebagai langkah strategis guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kepala Bapperida Kota Baubau, Mohamat Abduh menjelaskan, penyusunan RKPD diawali melalui konsultasi publik sebelum dilanjutkan Musrenbang tingkat kelurahan, kecamatan hingga kota dengan target dokumen rampung pada Mei.
“Tujuan konsultasi publik ini untuk menyerap aspirasi tokoh masyarakat, yang selanjutnya akan dipadukan dengan aspirasi masyarakat di tingkat kelurahan, kecamatan hingga tingkat kota,” jelas Kepala Bapperida Kota Baubau, Mohamat Abduh ketika di temui sejumlah awak media di kantor Wali Kota Baubau, Rabu (18/2/2026).
Kata dia, proses ini tidak hanya mengidentifikasi persoalan daerah, tetapi juga diarahkan untuk menjawab isu nasional yang tertuang dalam agenda pembangunan pemerintah pusat, termasuk dukungan penguatan kampung nelayan dan koperasi Merah Putih.
“Seluruh daerah diamanatkan untuk mendukung program nasional. Di daerah, arah pembangunan Kota Baubau difokuskan pada penguatan sektor maritim, khususnya dalam rantai logistik dan jasa distribusi karena peran kita disitu.” katanya.
Melalui tahapan konsultasi publik serta Musrenbang di tingkat kelurahan, kecamatan hingga kota. Menurutnya, aspirasi masyarakat akan diserap dan dipadukan dengan arah kebijakan yang telah digariskan Wali Kota Baubau.
“Itupun masih disesuaikan lagi dengan program provinsi dan nasional sehingga setiap program dan kegiatan OPD harus menjawab visi misi daerah, presiden dan masyarakat.” katanya.
Setelah tahapan konsultasi publik, OPD akan memasuki desk perencanaan untuk menyusun program tahun 2027 berdasarkan aspirasi masyarakat. Seluruh usulan tersebut nantinya akan disortir dan dibahas bersama DPRD Kota Baubau.
Selain itu, keterbatasan APBD menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah dalam mendorong inovasi pembangunan di tengah kebijakan efisiensi. Di satu sisi, daerah dituntut menghadirkan terobosan, namun di sisi lain ruang fiskal yang tersedia masih terbatas.
Pemerintah pusat tetap memberi perhatian terhadap daerah dengan kinerja ekonomi dan pembangunan yang dinilai baik. Bahkan, tidak menutup kemungkinan adanya tambahan dukungan anggaran di tengah tahun setelah evaluasi perkembangan pada semester awal.
“Jadi kita tidak perlu putus asa bila ada efisiensi dan tetap optimis program pembangunan tetap berjalan,” jelasnya.
Kedisiplinan, ketekunan, profesionalisme, serta ketaatan terhadap hukum tetap menjadi pedoman utama bagi ASN dalam menjalankan tugas birokrasi. Nilai-nilai tersebut dinilai penting untuk terus dikedepankan dalam setiap pelaksanaan kegiatan pemerintahan. Meski kondisi saat ini sudah berjalan baik, masih banyak hal yang perlu ditingkatkan ke depan.
Selanjutnya, rencana pembangunan proyek strategis atau monumental harus dilakukan secara hati-hati, terutama di tengah keterbatasan anggaran. Perencanaan yang matang menjadi kunci agar pembangunan fisik yang dilakukan benar-benar memberi manfaat luas bagi masyarakat.
“Jika salah prediksi atau perencanaan, proyek yang seharusnya monumental justru berpotensi menjadi beban dan cemohan di masa mendatang.” pungkasnya.
Sebagai informasi, Badan Perencanaan Pembangunan dan Riset Daerah (Bapperida) menggelar forum konsultasi publik rancangan RKPD Kota Baubau Tahun 2027 di Aula Kantor Wali Kota Palagimata. Kegiatan tersebut resmi Resmi oleh wali kota Baubau, H Yusran Fahim SE.
Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya, Wali Kota Baubau, H Yusran Fahim SE, Ketua DPRD Kota Baubau, Ardin Jurfi ST, Sekda Baubau, La Ode Darusalam, Kepala Bapperida Baubau, Mohamat Abduh, Kepala BPKAD, Hj. Yulia Widiarti serta unsur FORKOPIMDA Kota Baubau, Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Akademisi dan unsur Media.
Laporan: Alyakin
