Pemkot Baubau Siap Gelar Rakor Kepala Daerah se-Sultra Bahas Kemandirian Fiskal


Baubau, madingsultra.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau bersiap menjadi tuan rumah Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Daerah se-Sulawesi Tenggara (Sultra) yang akan digelar pada 1 November 2025 di Aula Palagimata, Kantor Wali Kota Baubau.
Mengusung tema “Kemandirian Daerah untuk Indonesia Maju: Menjawab Tantangan Penurunan Dana Transfer,” kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para kepala daerah untuk memperkuat sinergi dan merumuskan strategi menghadapi dinamika fiskal nasional.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Baubau, Dr. Dahrul Dahlan, S.STP., M.Si, menjelaskan bahwa jadwal pelaksanaan Rakor sebelumnya direncanakan pada 17 Oktober, namun diundur menyesuaikan agenda nasional dan kesiapan tamu undangan.
“Insyaallah Rakor akan dilaksanakan 1 November, dihadiri gubernur, Wamendagri, kepala Bappeda, serta BKD se-Sultra,” kata Dahrul saat ditemui madingsulta.com di Kantor Wali Kota Baubau, Senin (20/10/2025).
Menurutnya, sekitar 200 peserta dari seluruh daerah di Sultra dipastikan hadir. Salah satu agenda penting yaitu paparan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) mengenai kebijakan pengurangan dana transfer pusat ke daerah.
“Nanti akan ada informasi dari Pak Wamendagri terkait pengurangan dana transfer ke daerah. Mudah-mudahan Rakor ini bisa memberikan pencerahan dan arah kebijakan bagi seluruh kepala daerah di Sultra,” jelasnya.
Dahrul menegaskan, isu penurunan dana transfer perlu direspons dengan penguatan kolaborasi fiskal antar daerah. Karena itu, Baubau memandang Rakor ini sebagai langkah mempercepat kemandirian fiskal di tingkat daerah.
“Kebetulan isu dana transfer daerah sedang ramai, sehingga Pak Wamendagri merespons positif dan menyetujui pelaksanaan Rakor di Baubau pada 1–2 November 2025,” katanya.
Selain aspek kebijakan, kegiatan ini juga diharapkan membawa dampak ekonomi lokal yang signifikan. Dengan hadirnya para kepala daerah dan pejabat dari seluruh Sultra, berbagai sektor seperti perhotelan, rumah makan, dan jasa transportasi diprediksi mengalami peningkatan permintaan.
“Kehadiran para kepala daerah tentu berdampak pada ekonomi masyarakat. Dari pengalaman festival UMKM sebelumnya, sekitar Rp2 miliar uang beredar di Baubau. Jadi, kita juga akan libatkan pelaku UMKM agar ikut berkontribusi,” ungkap Dahrul.
Dahrul memastikan seluruh persiapan berjalan lancar dan berharap Rakor ini berjalan sukses serta memberi manfaat bagi pembangunan daerah.
Laporan: Alyakin
