Pemkot Baubau Kerahkan Satpol PP untuk Pengamanan Nataru


– Satpol PP: Acara joget dilarang saat pergantian malam tahun baru di Kota Baubau
Baubau, madingsultra.com — Demi mewujudkan ketertiban dan keamanan masyarakat menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengerahkan 203 personel untuk memback up pengamanan yang dilaksanakan Polres Baubau.
Kepala Satuan (Kasat) Pol-PP Baubau, La Ode Muhammad Takdir menjelaskan bahwa personel Satpol PP akan bersinergi bersama TNI dan Polri menjaga keamanan dan ketertiban selama rangkaian perayaan natal dan tahun baru.
“Satpol PP pada dasarnya bertugas dalam pengamanan ketertiban umum. Momentum ini kami memback up kegiatan kepolisian. Kami menyiapkan lima pleton, terutama Pleton Dalmas I dan II, Pleton Linmas, serta Pleton Penegakan Perda. Seluruh personel akan bertugas dan berpatroli secara bergantian,” ujar La Ode Takdir saat dikonfirmasi madingsultra.com usai mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Anoa 2025 yang digelar Polres Baubau, Jumat (19/12/2025).
Ia menyebutkan, personel Satpol PP akan ditempatkan di sejumlah pos pengamanan (PAM) yang dibangun Polres Baubau, di antaranya pantai kamali dan pelabuhan murhum. Lima pleton yang disiapkan, setiap pleton sekitar 30 hingga 40 personel dengan total keseluruhan mencapai 200 personil.
“Setiap tahun, Satpol PP juga rutin membantu KSOP Pelabuhan Murhum, khususnya pada saat penurunan dan keberangkatan penumpang kapal Pelni,” jelasnya.

Tak hanya itu, pengamanan juga difokuskan pada malam perayaan natal di seluruh gereja yang ada di Kota Baubau. Personel Satpol PP akan berjaga selama 1×24 jam bersama aparat kepolisian. Begitupun pada saat puncak malam tahun baru, terutama di pusat-pusat keramaian dan lokasi wisata seperti pantai kamali.
Pasca perayaan tahun baru, lanjutnya,
Satpol PP turut menyiagakan personel di sejumlah destinasi wisata yang dipadati pengunjung, di antaranya pantai nkrwana, dan Bali Blazing tepatnya di wilayah Kelurahan Ngkari-Ngkari serta tujuh lokasi wisata lainnya di Kota Baubau.
Kepala Satpol PP Kota Baubau, La Ode Takdir, mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya pada malam pergantian tahun baru dengan tidak menggelar acara joget karena melanggar surat edaran Wali Kota Baubau yang melarang kegiatan tersebut serta menghindari minuman keras (Miras).
“Keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama. Mari kita hindari perbuatan yang dapat memicu keributan dan konflik sehingga perayaan natal dan tahun baru aman dan kondusif,” tandasnya.
Laporan: Alyakin
