Menhan Sjafrie: TNI Harus Dekat dengan Rakyat

0
Menhan Sjafrie: TNI Harus Dekat dengan Rakyat
👁️ 74 dibaca
Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin. (foto:Alyakin)

Baubau, madingsultra.com – Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, memberikan semangat dan motivasi kepada prajurit muda TNI Angkatan Darat Batalyon Infanteri (Yonif) 823/Raja Wakaaka dalam kunjungannya ke markas sementara di Gedung Pancasila, Kecamatan Wolio, Kota Baubau, Selasa (4/11/2025).

Setibanya di lokasi, Sjafrie menyempatkan diri makan bersama para prajurit muda TNI Batalyon 823/Raja Wakaaka sebelum memberikan pengarahan. Dalam kesempatan itu, pihaknya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih karena bisa berkumpul dengan para prajurit di Baubau.

“Saya ingin memberi semangat kepada kalian semua. Sebagai prajurit muda TNI Batalyon 823/Raja Wakaaka, kalian memikul amanat rakyat. Dulu, Baubau belum memiliki batalyon infanteri. Kini, kalian menjadi bagian dari sejarah itu,” ujar Sjafrie.

Menhan menekankan pentingnya kebanggaan menjadi anggota TNI yang bertugas di Baubau. Ia mengingatkan agar prajurit selalu menjaga hubungan baik dengan masyarakat.

“Kalian harus bangga menjadi TNI, menjadi tentara rakyat. Bersatulah dengan rakyat, hormati rakyat, dan jangan sekali-kali menyakiti hati rakyat,” tegasnya.

Ia menegaskan pentingnya disiplin dan kekompakan antar prajurit sebab menjadi TNI tidaklah mudah, sehingga setiap anggota harus menjaga kehormatan, saling menghormati antara senior dan junior, serta menjalin soliditas dengan Polri agar kekuatan negara tetap terjaga.

“Jangan melanggar disiplin, dan jangan ada senior yang bersikap keras kepada junior. Kalau ada, segera laporkan kepada komandan batalyon. Kalian harus kompak, baik sesama prajurit maupun dengan rekan-rekan Polri. Kalau TNI dan Polri kuat, negara juga kuat,” ujarnya.

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin saat memberi arahan dan semangat kepada prajurit muda Yonif 823/Raja Wakaaka di Baubau, Selasa (4/11/2025). (Foto: Alyakin)

Menhan turut menyinggung pentingnya kesejahteraan prajurit, termasuk kelayakan menu makanan di satuan. Ia berharap setiap prajurit memiliki semangat pantang menyerah dan siap melaksanakan tugas di daerah operasi demi kepentingan bangsa dan negara.

“Kalian harus siap menghadapi setiap tantangan. Berbaktilah kepada rakyat, bantu kesulitan mereka, dan jadilah kebanggaan masyarakat,” pesannya.

Dikonfirmasi sejumlah awak media, Sjafrie menjelaskan, proses pembangunan markas permanen Yonif 823/Raja Wakaaka di Kelurahan Kaisabu Baru, Kecamatan Sorawolio, telah mencapai sekitar 70 persen. Ia optimistis, akhir tahun ini para prajurit sudah dapat menempati pangkalan baru tersebut.

“Yang bujangan akan tinggal di barak, sementara yang sudah berkeluarga akan menempati rumah dinas. Fasilitasnya lengkap — tempat tinggal, tempat kerja, hingga sarana latihan,” kata Menhan.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Baubau dan masyarakat yang telah meminjamkan lokasi sementara untuk kegiatan batalyon.

“Terima kasih kepada Pemda dan masyarakat yang sudah menerima prajurit kita dengan baik. Saya sudah berpesan kepada seluruh anggota, jangan sekali-kali menyakiti hati rakyat, karena prajurit berasal dari rakyat,” ungkapnya.

Menhan juga menegaskan, pembentukan batalyon di berbagai daerah merupakan bagian dari strategi pertahanan nasional untuk menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Wilayah Indonesia sangat luas, terdiri dari 514 kabupaten. Idealnya, setiap kabupaten memiliki satu batalyon, bahkan dua jika diperlukan. Satu batalyon terdiri dari sekitar seribu prajurit. Tahun ini, kita berencana menempatkan 150 batalyon di seluruh Indonesia,” paparnya.

Sjafrie berharap kehadiran Yonif 823/Raja Wakaaka di Baubau dapat menjadi satuan unggulan di lingkungan Kodam, dengan prajurit yang tangguh, disiplin, dan mampu menunjukkan prestasi terbaik di setiap penugasan.

“Saya senang, karena prajurit saya bisa membantu masyarakat,” tutupnya.

Informasi tambahan, Menhan Sjafrie tiba di Bandara Betoambari Baubau, sekitar pukul 10.30 Wita dengan pesawat jet TNI AD. Kedatangannya disambut Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka, Wali Kota Baubau H. Yusran Fahim, S.E., Wakil Wali Kota Ir. Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc., Bupati Buton Selatan H. Adios, serta jajaran Forkopimda Kota Baubau.

Laporan: Alyakin

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *