Kursi Kepala SKPD di Ujung Tanduk, Yusran Bakal Lakukan Penyegaran Total

0
Kursi Kepala SKPD di Ujung Tanduk, Yusran Bakal Lakukan Penyegaran Total
👁️ 127 dibaca
Wali Kota Baubau H. Yusran Fahim, SE saat memberikan sambutan pada pembukaan uji kompetensi dan evaluasi kinerja Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama lingkup Pemkot Baubau di Villa Nirwana, Senin (3/11/2025).

– Lewat uji kompetensi, Yusran ingin pastikan siapa yang layak bertahan dan siapa yang harus diganti

Baubau, madingsultra.com -Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau di bawah kepemimpinan Wali Kota H. Yusran Fahim, SE mulai mengirim sinyal keras akan adanya pergantian Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Isyarat penyegaran di tubuh birokrasi itu muncul seiring digelarnya uji kompetensi dan evaluasi kinerja Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama lingkup Pemkot Baubau.

“Kalau pergantian itu belum, karena sekarang sementara masih uji kompetensi. Kalau sudah ada hasilnya, baru kita lakukan,” tegas Wali Kota Baubau H. Yusran Fahim saat ditemui madingsultra.com di kantor Wali Kota, Senin (03/11/2025).

Ketika ditanya lebih lanjut, Wali Kota Baubau menyarankan agar menemui langsung Plt Sekda Baubau. Pasalnya, ia mengaku belum mengetahui secara rinci apa saja yang diujikan kepada para pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT).

“Kalau itu saya tidak tahu persis, karena saya tidak ikuti, saya tidak tahu apa yang di inikan, mungkin nanti tanya aja di Pak Sekda, ya,” katanya menyarankan.

Pernyataan singkat itu menjadi penegasan bahwa Pemkot Baubau tengah memasuki fase penting penataan birokrasi. Uji kompetensi dan evaluasi kinerja JPT Pratama kali ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan langkah strategis untuk menilai siapa yang layak dipertahankan, dan siapa yang perlu disegarkan dari jabatannya.

Dikutip dari laman resmi FB Pemkot Baubau, kegiatan uji kompetensi dan evaluasi kinerja JPT Pratama digelar selama tiga hari, 3–5 November 2025 di Villa Nirwana Baubau, dan dibuka secara resmi oleh Wali Kota H. Yusran Fahim.

Pada kesempatan itu, Yusran menyampaikan, setelah delapan bulan memimpin bersama Wakil Wali Kota Ir. Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc, kini sudah saatnya dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap perangkat daerah.

“Perlu ada yang diisi, perlu ada yang diperkuat, atau bentuk penyegaran,” tegasnya.

Yusran Fahim yang juga Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Baubau menegaskan, jabatan eselon II bukan sekadar posisi administratif, melainkan perpanjangan tangan politik kepala daerah dalam mewujudkan visi Baubau yang berbudaya, ramah, cerdas, sejahtera, dan bermartabat.

“Pelaksanaan uji kompetensi ini telah direkomendasikan oleh BKN dan menjadi bagian dari komitmen Pemkot Baubau dalam menerapkan sistem merit. Untuk memastikan objektivitas, Pansel dan tim evaluasi juga telah dibentuk,” katanya.

Menurut orang nomor satu di Kota Baubau, hasil uji kompetensi dan evaluasi kinerja nantinya akan menjadi dasar bagi pejabat pembina kepegawaian untuk dilakukan rotasi, mutasi, atau mempertahankan posisi pejabat JPT Pratama.

Ia menilai, keterlibatan unsur akademisi dan tokoh masyarakat dalam tim evaluasi adalah bentuk nyata dari semangat kolaborasi dan kerja bersama dalam membangun Kota Baubau.

Lebih lanjut, berkurangnya transfer ke daerah menjadi tantangan fiskal bagi Pemkot Baubau pada tahun 2026. Hal ini, kata Yusran, harus dijadikan momentum untuk memperkuat disiplin dan kreativitas birokrasi.

“Efisiensi bukan berarti program terhenti, tetapi memastikan setiap anggaran digunakan tepat sasaran dan berdampak luas,” tandasnya.

Ia pun mengingatkan seluruh kepala OPD agar tidak sekadar berorientasi pada penyerapan anggaran, melainkan juga mencari terobosan pendanaan lain melalui APBD Provinsi Sultra maupun APBN.

Laporan: Alyakin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *