KPK Desak Transparansi Dana Haji, Cegah Kebocoran Rp 20 Triliun per Tahun


Jakarta,Madingsultra.com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendesak Kementerian Haji dan Umrah memperkuat transparansi dalam pengadaan barang dan jasa (PBJ) penyelenggaraan ibadah haji. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah kebocoran dana haji yang nilainya mencapai Rp 17 hingga Rp 20 triliun per tahun.
Ketua KPK Setyo Budiyanto menegaskan bahwa prinsip keterbukaan publik harus diterapkan di seluruh proses pengadaan. Dengan begitu, masyarakat dapat ikut mengawasi dan memastikan tidak terjadi penyimpangan dalam penggunaan dana haji.
“Prinsipnya adalah transparansi. Kalau ada proses lelang atau pengadaan, sebaiknya dipublikasikan saja,” ujar Setyo saat menerima audiensi Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan di Gedung Merah Putih KPK, dikutip dari beritasatu.com Jakarta, Kamis (3/10/2025).
Setyo menambahkan, persoalan penyelenggaraan haji bukan hanya terkait kuota jemaah, tetapi juga mencakup pelayanan dan distribusi logistik yang berpotensi diselewengkan jika tidak diawasi dengan baik.
Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah Gus Irfan menegaskan komitmennya untuk membangun sistem layanan haji yang akuntabel, efektif, dan transparan. Ia juga menyebut akan melibatkan KPK secara aktif dalam pengawasan dan pencegahan penyimpangan.
“Kami minta bantuan KPK agar pelaksanaan ibadah haji bisa berjalan sesuai amanah dan arahan presiden,” kata Gus Irfan.
Pada tahun 2026, tercatat 221.000 jemaah haji Indonesia akan berangkat dengan perputaran dana haji mencapai Rp 17–20 triliun.
Sebelumnya, Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkap adanya dugaan kebocoran anggaran 20–30% dalam proses pengadaan barang dan jasa. Dari total dana sekitar Rp 17 triliun, potensi kebocoran itu bisa mencapai Rp 5 triliun per tahun.
Dahnil menilai, menutup kebocoran tersebut akan berdampak langsung pada penurunan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) yang selama ini ditanggung jemaah.
“Kalau kebocoran bisa ditekan bahkan sampai nol, otomatis biaya haji akan lebih murah,” tegasnya.(adm)
