Festival Perairan Baubau Kembali Hidup, Wamendagri Terpukau

0
Festival Perairan Baubau Kembali Hidup, Wamendagri Terpukau
👁️ 34 dibaca
Wamendagri Bima Arya memukul gong menandai pembukaan Festival Pesona Perairan Baubau di Kotamara, Sabtu (01/11/2025).

Baubau, madingsultra.com – Suasana kawasan Kotamara pada Sabtu (1/11/2025) tampak berbeda dari biasanya. Riuh sorak warga, aroma laut, dan semangat yang memancar menandai dimulainya Festival Pesona Perairan Baubau. Kemeriahan itu rupanya tak luput dari perhatian Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya, yang hadir langsung membuka kegiatan tersebut.

Dentuman gong di Alun-Alun Kotamara menjadi tanda dimulainya festival tahunan ini. Dengan senyum hangat, Bima Arya memukul gong sebagai simbol kebangkitan kembali semangat maritim Baubau. Tepuk tangan pun pecah, menambah suasana sore itu semakin hidup.

Dalam sambutannya, Bima Arya menilai, Festival Pesona Perairan Baubau memiliki potensi luar biasa—bahkan dapat menyaingi kemegahan Festival Danau Poso di Sulawesi Tengah. Ia mengaku bangga melihat inovasi yang tumbuh di tengah situasi yang penuh tantangan, ketika banyak kepala daerah cenderung mengeluh, namun Wali Kota Baubau justru memilih berpeluh.

Menurutnya, semangat itu terlihat dari upaya pemerintah daerah yang terus menggali sumber-sumber pendapatan baru, menghidupkan UMKM, menggerakkan roda ekonomi, dan memperkuat kembali identitas Kota Baubau sebagai kota maritim yang dinamis dan kreatif.

“Saya melihat Wali Kota Baubau tidak banyak bicara dan tidak mengeluh, tetapi memilih berpeluh. Yang beliau sampaikan kepada kami bukan keluhan, melainkan rencana-rencana pembangunan. Karena itu, saya tantang untuk mewujudkannya, dan hari ini saya menepati janji untuk hadir. Saya senang sekali melihat acara yang diselenggarakan ini,” ujar Bima Arya.

Ia menambahkan, dari penjelasan Wali Kota Baubau terungkap bahwa festival ini sempat vakum selama sepuluh tahun. Kini, kegiatan itu dihidupkan kembali bukan sekadar untuk pariwisata, tetapi sebagai wadah untuk menggerakkan ekonomi masyarakat dan memperkuat rasa kebersamaan warga.

Menurut Bima Arya, inisiatif tersebut menunjukkan bahwa pemerintah daerah memiliki semangat yang berpihak pada rakyat.

“Tujuan utamanya jelas, kegiatan ini harus memberi manfaat bagi masyarakat dan dirasakan oleh semua orang. Karena itu, Festival Pesona Perairan Baubau perlu terus dilaksanakan dan dikembangkan agar menjadi semakin baik,” tandasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua, M.Ling, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Festival Pesona Perairan Baubau. Ia menilai kegiatan ini merupakan inisiatif visioner dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota Baubau yang patut mendapat dukungan penuh.

Hugua berharap, geliat Festival Pesona Perairan Baubau bisa menjadi pemantik bagi kebangkitan pariwisata daerah lain di Sulawesi Tenggara, bahkan menjadi cikal bakal pergerakan menuju Festival Keraton Buton di masa mendatang.

Usai membuka acara, Wamendagri Bima Arya bersama Wagub Sultra Ir. Hugua, Wali Kota Baubau Yusran Fahim, SE, Bupati Buton Alfin, Bupati Buton Selatan H. Adios, serta Wakil Wali Kota Baubau Ir. Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc dan unsur Forkopimda Baubau meninjau Festival Kuliner yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan. Suasana semakin meriah ketika Bima Arya secara simbolis melepas lomba sampan tradisional, yang disambut sorak gembira masyarakat di kawasan Kotamara.

Di tengah semilir angin laut Kotamara, perahu-perahu tradisional itu melaju membawa semangat baru bagi warga Baubau. Festival Pesona Perairan bukan hanya tanda kembalinya sebuah tradisi, tetapi juga bukti bahwa dari laut, Baubau kembali menemukan arah dan harapan.

Laporan: Alyakin

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *