Ekscavator Tertimpa Batu, Operator Tewas di Lokasi


Baubau, madingsultra.com — Kecelakaan kerja tragis menewaskan seorang operator alat berat di kawasan BTN Griya Puncak, Kecamatan Wolio, Kota Baubau, Kamis (26/3/2026). Korban bernama Akbar (34) tewas setelah ekscavator yang dioperasikannya tertimpa batu besar hingga kabin hancur dan menjepit tubuhnya.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 10.00 Wita saat korban sedang menggaruk tanah. Diduga, batu besar di atas area tiba-tiba runtuh dan langsung menimpa alat berat yang dioperasikan korban.
Kapolsek Wolio, Muh. Rusdi, mengatakan pihaknya langsung menuju lokasi setelah menerima laporan warga terkait kecelakaan tersebut.
“Setelah kami mendapatkan informasi adanya kecelakaan di Griya Puncak, kami segera menghubungi BPBD, Damkar, dan Dinas Kesehatan untuk bersama-sama menuju lokasi kejadian,” ujarnya.
Menurutnya, korban mulai bekerja sejak sekitar pukul 09.00 Wita, sebelum akhirnya mengalami kecelakaan satu jam kemudian saat diduga menggaruk tanah.
“Diduga saat korban menggaruk tanah, batu besar di atasnya jatuh dan menimpa alat berat hingga menjepit korban di dalam kabin,” jelasnya.
Proses evakuasi berlangsung cukup lama, sekitar dua jam, karena medan yang sulit serta ukuran batu yang sangat besar. Petugas terpaksa memecah batu menggunakan eksavator (breaker) sebelum korban dapat dikeluarkan.
Tim medis dari Dinas Kesehatan yang berada di lokasi kemudian melakukan pemeriksaan dan menyatakan korban telah meninggal dunia.
“Setelah diperiksa oleh tim kesehatan, korban sudah tidak memiliki denyut nadi,” tambahnya.
Sebagai informasi, jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Palagimata Baubau untuk dilakukan visum.
Pantauan media ini, proses evakuasi korban dilakukan oleh tim Basarnas Baubau bersama polisi, Damkar Baubau, serta dibantu masyarakat dan rekan sesama operator alat berat
Laporan: Alyakin
