DPPKB Baubau Perkuat Peran Ormas dalam Pembinaan Kampung KB

0
DPPKB Baubau Perkuat Peran Ormas dalam Pembinaan Kampung KB
👁️ 63 dibaca
Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Penyuluhan, dan Penggerakan DPPKB Kota Baubau, Mariyanto, (Foto:Alyakin)

Baubau, madingsultra.com — Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Baubau menggelar forum Penguatan Peran Serta Organisasi Kemasyarakatan Tingkat Daerah Kabupaten/Kota dalam Pelayanan Pembinaan Kesertaan Ber-KB di Aula Kantor Wali Kota Baubau, Rabu (12/11/2025).

Kegiatan bertema “Peran serta organisasi kemasyarakatan tingkat daerah dalam pelayanan pembinaan kesertaan ber-KB dan operasional penguatan Kampung KB” ini digelar untuk meningkatkan sinergi antara pemerintah dan organisasi masyarakat dalam mewujudkan keluarga berkualitas di tingkat kelurahan.

Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Penyuluhan, dan Penggerakan DPPKB Kota Baubau, Mariyanto, mengatakan bahwa saat ini Baubau telah memiliki 43 Kampung KB yang tersebar di seluruh kelurahan.

“Ini amanat undang-undang. Pada tahun 2024 seluruh desa dan kelurahan di Indonesia harus memiliki Kampung KB. Alhamdulillah, di Baubau sudah terbentuk semuanya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, keberadaan Kampung KB menjadi wadah terpadu yang menggabungkan berbagai sektor pembangunan berbasis keluarga.

“Supaya keluarga di tingkat kelurahan itu memiliki kualitas yang baik dan daya tahan dalam menghadapi setiap situasi, baik dalam keadaan senang maupun sulit,” ujarnya.

Selama 2025, DPPKB telah berkeliling melakukan pembinaan di seluruh Kampung KB.  Kegiatannya difokuskan untuk memperkuat koordinasi antara kelompok kerja (Pokja) Kampung KB dengan perangkat daerah dan unsur masyarakat.

“Kita ingin semua pihak terlibat, camat, lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga PKK dalam mendukung pelaksanaan program Kampung KB,” jelasnya.

Menurut Mariyanto, Kampung KB bukan hanya tentang keluarga berencana, tetapi juga menyentuh seluruh aspek kehidupan masyarakat.

“Program ini meliputi bidang agama, budaya, sosial, pendidikan, lingkungan, hingga pengendalian penduduk. Karena itu, peran organisasi masyarakat sangat penting agar tujuannya tercapai,” terangnya.

Saat ini, kata dia, pelaksanaan Kampung KB di Baubau masih berada pada tahap dasar dan akan terus dikembangkan menuju tahap berkembang, mandiri, hingga paripurna.

“Alhamdulillah, Pokja sudah paham peran dan tanggung jawabnya di lapangan. Namun karena masih di tahap dasar, belum semua indikator bisa kita penuhi seratus persen,” tutup.

Laporan: Alyakin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *