Disdukcapil Baubau Genjot Administrasi Kependudukan, La Ode Aswad Minta RT/RW Berperan Aktif


Baubau, madingsultra.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) menggelar sosialisasi pendaftaran penduduk di Aula Kantor Wali Kota Baubau, Kamis (04/12/2025). Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Plh Sekda Baubau, La Ode Aswad mewakili Wali Kota Baubau, H Yusran Fahim.
Kegiatan yang dilaksanakan Disdukcapil kota Baubau mengusung tema aktualisasi gerakan indonesia sadar administrasi kependudukan melalui layanan berbasis digital untuk mewujudkan baubau kota budaya, ramah, cerdas, sejahtera, dan bermartabat.
Asisten I Setda Baubau, La Ode Aswad, dalam sambutannya mengatakan, pendaftaran penduduk merupakan unsur penting yang menjadi dasar penyelenggaraan pemerintahan.
“Pak Wali selalu mengajak bahwa kita harus bekerja bersama, berkolaborasi berdasarkan tugas masing-masing. Pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan tidak bisa dikerjakan sendiri. Harus bersama-sama,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pemerintah memiliki keterbatasan dalam melakukan pendataan kependudukan secara menyeluruh sehingga membutuhkan dukungan RT dan RW untuk membantu mengedukasi serta menyampaikan informasi kepada warga.
Untuk percepatan pendaftaran penduduk, pihaknya meminta para ketua RT dan RW aktif berkomunikasi dengan narasumber, mengingat seluruh perangkat layanan Disdukcapil telah siap untuk memaksimalkan kualitas pelayanan.
“Tugas RT dan RW adalah membantu Disdukcapil dalam mendata, memfasilitasi, serta memberikan pencerahan kepada warganya untuk segera didaftarkan. Jangan tunggu lama, itu tugas kita bersama,” tegasnya.
Ia menambahkan, pendataan kependudukan tidak hanya menyangkut warga yang tinggal tetap, tetapi juga pendatang yang mencari pekerjaan, warga yang tinggal sementara, pelaporan kematian, serta pembuatan akta kelahiran.
“Semua ini penting agar pemerintah mengetahui kondisi riil penduduk. Kalau ada kelahiran, kematian, atau pendatang, segera laporkan ke lurah atau Disdukcapil,” jelasnya.
Disisi lain, mantan kadis pendidikan kota Baubau itu menyinggung maraknya provokasi dan berita hoaks di media sosial. Karena itu, Ia meminta kepada ketua RT dan RW agar berperan aktif sebagai penyambung lidah pemerintah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat.
“Jangan terpengaruh isu atau berita bohong yang dapat mengganggu ketenteraman dan keamanan di Kota Baubau. Ini juga tugas tambahan kita sebagai RT dan RW untuk mencegah isu yang memecah belah,” katanya.
Pada kegiatan tersebut, Pemkot Baubau turut menyerahkan piagam penghargaan kepada tiga kecamatan dengan capaian terbaik di bidang administrasi kependudukan tahun 2025. Kecamatan Murhum mencatat cakupan rekaman KTP elektronik mencapai 97,28 persen serta capaian Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebesar 16,48 persen.
Kecamatan Sorawolio meraih cakupan kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) hingga 80,4 persen. Sementara Kecamatan Bungi menjadi yang tertinggi dalam cakupan penertiban Akta Perkawinan Non-Muslim dengan total sekitar 1.096 akta sepanjang tahun 2025.
Sebagai informasi, kegiatan yang diselenggarakan Disdukcapil Baubau dihadiri para ketua RT dan RW se-Kota Baubau. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Muhammad Fadlansyah dan Kepala Dinas Dukcapil Kota Baubau, Arif Basari hadir sebagai narasumber.
Kegiatan sosialisasi ditutup dengan sesi diskusi antara narasumber dan peserta mengenai kendala di lapangan serta upaya mencari solusi untuk percepatan layanan administrasi kependudukan di Kota Baubau.
Laporan: Alyakin
