Antisipasi Cuaca Ekstrem, KSOP Baubau Tingkatkan Pengawasan Pelayaran

0
Antisipasi Cuaca Ekstrem, KSOP Baubau Tingkatkan Pengawasan Pelayaran
👁️ 44 dibaca
Perwira jaga KSOP Kelas II Baubau, Marlina. (Foto: Alyakin)

Baubau, madingsultra.com — Demi keselamatan kru kapal, penumpang, dan barang di tengah potensi cuaca ekstrem dan gelombang tinggi. Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Baubau memperketat pengawasan pelayaran sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Perwira jaga KSOP Kelas II Baubau, Marlina menjelaskan, setiap kapal yang berangkat terlebih dulu dilakukan pemeriksaan menyeluruh sebelum diberikan Surat Perintah Berlayar (SPB). Pemeriksaan tersebut meliputi kondisi kapal, kelengkapan dokumen, serta kesiapan alat keselamatan.

“Setiap kapal sebelum berangkat kami lakukan pengecekan. Misalnya kapal dari Baubau menuju Wakatobi, kami cek terlebih dahulu alur pelayaran yang akan dilalui. Setelah semua dinyatakan aman, barulah kami menerbitkan Surat Perintah Berlayar,” kata Marlina ketika ditemui madingsultra.com di kantor KSOP Kelas II Baubau, Senin (22/12/2025).

Kata dia, penerbitan SPB merupakan bukti bahwa kapal telah memenuhi seluruh ketentuan keselamatan sesuai SOP. Pengawasan tidak berhenti saat kapal diberangkatkan.

“Setelah kapal berlayar, kami tetap melakukan pemantauan sistem cuaca setiap 30 menit sampai kapal tiba di pelabuhan tujuan dengan selamat,” jelasnya.

Menurutnya, apabila kondisi cuaca dinilai tidak memungkinkan, KSOP Kelas II Baubau akan menunda keberangkatan kapal demi menghindari risiko kecelakaan di laut.

“Dalam sebulan terakhir, setiap pemberangkatan kapal selalu kami awasi, terutama dengan kondisi cuaca saat ini. Kalau cuaca kurang bagus, kapal tidak kami berangkatkan dan menunggu sampai kondisi normal” katanya.

Selain kondisi cuaca, KSOP Kelas II Baubau juga memastikan seluruh alat keselamatan kapal tersedia dan berfungsi dengan baik, seperti jaket pelampung dan rakit penolong. Pengawasan dilakukan secara intens pada setiap pemberangkatan guna menjamin keselamatan penumpang dan kru kapal.

Ia menambahkan, sejauh ini para pemilik kapal dan awak kapal dinilai patuh terhadap arahan yang disampaikan petugas KSOP Kelas II Baubau.

“Tidak ada pemilik kapal atau awak kapal yang mengabaikan imbauan kami. Mereka memahami, sadar bahwa semua yang disampaikan petugas demi keselamatan kru kapal, penumpang, dan barang,” ungkapnya.

Kendati demikian, pihaknya mengimbau kepada seluruh pemilik kapal dan nakhoda agar selalu memperhatikan perkembangan cuaca dan memastikan kelengkapan alat keselamatan serta menjalin koordinasi aktif dengan petugas KSOP sebelum dan selama pelayaran.

“Harapannya, seluruh pelayanan pelayaran dari pelabuhan keberangkatan hingga pelabuhan tujuan dapat berjalan aman dan terkendali,” pungkanya.

Laporan: Alyakin

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *