KEKAL Gelar Maulid Nabi, La Ode Aswad Ajak Kerukunan dan Masyarakat Jadi Mitra Pembangunan

0
KEKAL Gelar Maulid Nabi, La Ode Aswad Ajak Kerukunan dan Masyarakat Jadi Mitra Pembangunan
👁️ 204 dibaca
Asisten I Setda Kota Baubau, La Ode Aswad, S.Sos., M.Si memberikan sambutan dalam peringatan Maulid Nabi KEKAL Kota Baubau. (foto: Alyakin)

Baubau,madingsultra.com — Di tengah kesibukan warga dengan beragam aktivitas dan profesi, semangat untuk tetap berkumpul dalam suasana keagamaan menjadi bagian yang terus dijaga. Kerukunan Keluarga Kaledupa (KEKAL) Kota Baubau kembali mempererat kebersamaan melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi yang digelar di salah satu gedung di Kota Baubau, Minggu (30/8/2026).

Kegiatan tersebut mengangkat tema “Memperkuat Keimanan dan Kepedulian Sosial Melalui Keteladanan Rasulullah SAW” dan diisi dengan hikmah Maulid oleh Ustaz La Ode Mujizat.

Di tengah suasana kebersamaan tersebut, Asisten I Setda Kota Baubau, La Ode Aswad menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan keagamaan yang digelar KEKAL. Kehadiran pemerintah dalam kegiatan kerukunan merupakan bagian dari komitmen untuk terus hadir bersama masyarakat.

“Atas nama pemerintah, Kami menyampaikan apresiasi kegiatan ini. Dan ini bentuk komitmen kami hadir dalam semua kegiatan kerukunan di Baubau ini, kami berharap bahwa ini sebagai mitra baik dengan pemkot baubau,” katanya.

Menurutnya, kerukunan keluarga memiliki posisi penting sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan daerah. Pihaknya mengajak seluruh kerukunan, organisasi, forum, alumni dan kelompok masyarakat ikut berkontribusi sebagai wujud Kerja Bersama sebagaimana tagline Wali Kota Baubau.

“Kepada semua kerukunan, forum, alumni silakan menjadi mitra pemerintah Kota Baubau, sebagai wujud bersama sesuai tagline Wali Kota Baubau,” katanya.

Kata dia, Pemerintah Kota (pemkot) Baubau juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan saran dan kritik terhadap penyelenggaraan pemerintahan. Masukan tersebut dinilai menjadi bagian dari kontribusi masyarakat untuk mendukung perbaikan pelayanan dan pembangunan daerah.

“Semua organisasi masyarakat, organisasi lainnya, kita berharap jadi mitra baik, sahabat baik dengan pemerintah Kota Baubau,” katanya.

Ia juga menilai dukungan warga melalui swadaya dalam pelaksanaan Maulid menunjukkan kepedulian masyarakat dalam menjaga kehidupan sosial dan keagamaan di Kota Baubau. Seluruh organisasi masyarakat diharapkan terus mengambil peran dalam menjaga kerukunan, ketenteraman, dan ketertiban lingkungan. Kondisi daerah yang stabil dinilai penting agar pelayanan pemerintah kepada masyarakat dapat berlangsung secara optimal.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Wali Kota Baubau H. Yusran Fahim, Wakil Wali Kota Wa Ode Hamsinah Bolu, dan Sekda Kota Baubau yang sedang menjalankan tugas di luar dinas.

Peserta mengikuti peringatan Maulid Nabi KEKAL Kota Baubau. (Foto: Alyakin)

Sementara itu, Ketua KEKAL Kota Baubau, Nadir Djamudin mengatakan, Maulid Nabi merupakan program keagamaan kerukunan yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Kegiatan tersebut tetap dijalankan meski warga memiliki kesibukan pekerjaan dan aktivitas masing-masing.

“Alhamdulillah bahwa hari ini Kerukunan Keluarga Kaledupa di Kota Baubau bisa melaksanakan satu program keagamaannya dan memang rutin dilaksanakan setiap tahun,” katanya.

Pihaknya mengapresiasi dukungan seluruh warga KEKAL terhadap berbagai kegiatan kerukunan. Warga KEKAL di Baubau berjumlah sekitar 1.500 kepala keluarga dengan latar belakang pekerjaan yang beragam, mulai dari aparatur sipil negara, birokrat, pengusaha hingga berbagai profesi lainnya. Meski memiliki kesibukan masing-masing, mereka tetap menyempatkan diri menghadiri peringatan Maulid yang digelar tahun ini.

Tingginya partisipasi warga terlihat dari seluruh kursi yang disiapkan panitia, terisi oleh peserta. Ia menilai kehadiran tersebut menjadi bukti dukungan masyarakat terhadap pelaksanaan program keagamaan KEKAL.

Peringatan Maulid itu dihadiri antara lain Anggota DPRD Kota Baubau Adri dan Baniu serta Sekda Buton Selatan, Kepala Kemenag Buton Selatan, perwakilan Pemkab Wakatobi, Mantan Pj. Sekda Wakatobi, Abdul Rahim dan sejumlah tokoh kerukunan di antaranya Ahmad Arfa.

Laporan: Alyakin

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *