Bahagia di Hari Raya, Ratusan Napi Lapas Baubau Dapat Pengurangan Hukuman

0
Bahagia di Hari Raya, Ratusan Napi Lapas Baubau Dapat Pengurangan Hukuman
👁️ 22 dibaca
Kalapas Baubau, Abdul Waris, A.Md.IP., S.H., M.H. menyerahkan remisi secara simbolis kepada perwakilan WBP pada Idul Fitri 1447 H, Sabtu (21/03/2026)

Baubau, madingsultra.com — Di balik tembok tinggi Lapas Kelas IIA Baubau, suasana Idul Fitri 1447 Hijriah tetap terasa hangat. Usai salat Id berjamaah, ratusan warga binaan menerima remisi sekaligus mendapat kesempatan bersilaturahmi langsung dengan keluarga melalui kunjungan khusus Lebaran.

Sebanyak 284 warga binaan beragama Islam di Lapas Kelas IIA Baubau memperoleh remisi khusus Idul Fitri. Dari jumlah tersebut, 283 orang merupakan laki-laki dan satu orang perempuan. Besaran pengurangan masa pidana yang diberikan bervariasi, mulai dari 15 hari hingga dua bulan.

Penyerahan Surat Keputusan (SK) remisi dilakukan setelah pelaksanaan salat Id berjamaah oleh Kepala Lapas Kelas IIA Baubau, Abdul Waris, A.Md.IP., S.H., M.H.

“Alhamdulillah, penyerahan remisi telah dilaksanakan setelah salat Id. Besaran remisi yang diterima bervariasi, mulai dari 15 hari hingga dua bulan,” kata Kalapas Baubau, Abdul Waris ketika ditemui madingsultra.com di ruang kerjanya, Senin (23/3/2026).

Ia menjelaskan, remisi diberikan kepada narapidana yang telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif sesuai ketentuan pemerintah. Pada Idul Fitri tahun ini, tidak ada narapidana yang memperoleh remisi langsung bebas karena belum memenuhi kriteria.

Remisi yang diberikan bervariasi, yakni 56 narapidana memperoleh potongan masa pidana 15 hari, 163 orang satu bulan, 42 orang satu bulan 15 hari, dan 19 orang lainnya dua bulan.

Berdasarkan jenis tindak pidana, penerima remisi terbanyak berasal dari kasus Perlindungan Anak dengan total 162 orang.

Kalapas Baubau Abdul Waris memberikan pesan motivasi dan pencerahan kepada warga binaan pada momen Idul Fitri, Sabtu (21/03/2026)

Melalui pemberian remisi ini, para warga binaan diharapkan semakin termotivasi untuk memperbaiki diri, menaati aturan, serta mempersiapkan diri kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan bertanggung jawab.

Saat ini, jumlah penghuni Lapas Kelas IIA Baubau tercatat sebanyak 503 orang, terdiri dari 498 laki-laki dan 5 perempuan. Sebanyak 44 narapidana tidak memperoleh remisi karena berbagai alasan, antara lain belum menjalani masa pidana minimal enam bulan, masih dalam proses yuridis, pernah melakukan pelanggaran tata tertib, menjalani pidana subsider, serta narapidana nonmuslim yang berjumlah sembilan orang.

Selain pemberian remisi, pihak lapas juga membuka layanan kunjungan khusus Idul Fitri selama tiga hari berturut-turut. Layanan ini menjadi momen yang dinanti warga binaan untuk bertemu langsung dengan keluarga di hari kemenangan.

Kunjungan dibuka mulai pukul 08.00 hingga 16.00 Wita. Pada hari pertama, jumlah pengunjung mencapai ribuan orang, sedangkan pada hari kedua dan ketiga ratusan pengunjung masih berdatangan.

Melalui kunjungan tersebut, warga binaan dapat bersilaturahmi, saling memaafkan, serta melepas rindu dengan keluarga.

“Sehingga warga binaan tetap dapat merasakan hangatnya kebersamaan keluarga di momen Idul Fitri,” katanya.

Pelayanan kunjungan diberikan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Seluruh petugas tetap bertugas selama Lebaran tanpa libur guna memastikan layanan berjalan optimal bagi warga binaan maupun pengunjung.

Pengunjung penyandang disabilitas juga mendapatkan prioritas serta pendampingan langsung dari petugas.

Layanan kunjungan Lebaran berbeda dengan hari biasa. Selama Idul Fitri, seluruh warga binaan diperbolehkan menerima kunjungan keluarga dengan durasi lebih panjang, dari pagi hingga sore hari.

Meski demikian, pihak lapas tetap memberlakukan aturan ketat terhadap barang bawaan pengunjung. Barang yang dilarang masuk antara lain telepon genggam, narkotika, minuman keras, barang kemasan tertentu, kacamata hitam, jaket, benda berbahan logam, serta barang lain yang berpotensi mengganggu keamanan.

Warga binaan Lapas Baubau mengikuti salat Id berjamaah dan ceramah Idul Fitri.

Selama tiga hari pelaksanaan kunjungan, situasi di Lapas Baubau berlangsung aman dan kondusif. Pengamanan turut diperkuat dengan melibatkan aparat TNI dan Polri.

“Alhamdulillah, selama tiga hari ini tidak ada kendala atau masalah,” ungkapnya.

Momen Lebaran tahun ini menjadi kebahagiaan tersendiri bagi warga binaan. Selain memperoleh pengurangan masa pidana, mereka juga dapat merasakan kembali kehangatan keluarga, menjadikan Hari Raya tetap bermakna meski dijalani di balik tembok pemasyarakatan.

Laporan: Alyakin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *