Kodim 1413/Buton Gelar Pasar Murah, Sembako Dijual di Bawah Harga Pasaran

0
Kodim 1413/Buton Gelar Pasar Murah, Sembako Dijual di Bawah Harga Pasaran
👁️ 18 dibaca
Komandan Kodim (Dandim) 1413/Buton, Letkol Inf Arif Nofiyanto, S.E. (Foto: Alyakin)

Baubau, madingsultra.com — Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Komando Distrik Militer (Kodim) 1413/Buton menggelar pasar murah sekaligus bazar Ramadan dengan menyediakan berbagai kebutuhan pokok di bawah harga pasaran. Program ini dilakukan untuk membantu masyarakat menghadapi potensi kenaikan harga bahan pokok yang kerap terjadi menjelang Lebaran.

Bazar Ramadan tersebut digelar di depan Markas Komando (Mako) Kodim 1413/Buton, Kota Baubau, Jumat (13/3/2026), dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang datang untuk membeli sembako dengan harga terjangkau.

Komandan Kodim (Dandim) 1413/Buton, Letkol Inf Arif Nofiyanto, S.E., mengatakan kegiatan tersebut merupakan inisiatif Kodim untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih ringan di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang hari raya.

“Ini adalah inisiasi dari kodim, dalam rangka membantu masyarakat yang memerlukan sehingga mereka dapat sembako dengan harga yang lebih murah,” katanya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan pasar murah tersebut juga melibatkan sejumlah mitra, di antaranya Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Syariah Indonesia (BSI), serta Perum Bulog yang turut memberikan dukungan dalam penyediaan bahan pokok.

Menurutnya, dukungan dari para mitra tersebut dimanfaatkan untuk membantu mensubsidi sejumlah komoditas yang dijual kepada masyarakat.

“Dari bantuan rekanan Kodim maupun dari Kodim sendiri yang dapat kami kumpulkan, kami gunakan untuk mensubsidi barang-barang yang dijual. Sehingga harga yang di luar lebih mahal bisa kita tekan, dan barang yang dijual jauh di bawah harga pasaran,” jelasnya.

Warga membeli sembako pada kegiatan pasar murah yang digelar Kodim 1413/Buton di Kota Baubau, Jumat (13/3/2026).

Dalam kegiatan itu, Kodim 1413/Buton menyediakan sejumlah kebutuhan pokok seperti beras Bulog, telur, minyak goreng, serta gula. Seluruh komoditas dijual dengan harga yang telah disubsidi, meski jumlahnya terbatas.

Ia menyebut, beras yang di pasaran dijual sekitar Rp62.500 per 5 kilogram, dalam kegiatan tersebut dijual dengan harga Rp55.000. Sementara telur yang biasanya mencapai Rp65.000 per rak dijual dengan harga Rp55.000.

Adapun total bahan pokok yang disiapkan dalam kegiatan tersebut antara lain beras Bulog sebanyak 4 ton, telur sekitar 600 rak, minyak goreng berbagai merek dengan total sekitar 700 liter, serta gula sebanyak 500 kilogram.

“Minyak goreng yang dijual ada beberapa merek seperti Bimoli, Rosebrand, Selfie, Mitra, dan Befood,” tambahnya.

Ia mengungkapkan, masyarakat terlihat sangat antusias memanfaatkan pasar murah. Program serupa telah menjadi kegiatan rutin yang dilaksanakan Kodim 1413/Buton setiap tahun.

“Alhamdulillah masyarakat merasa sangat terbantu dengan program ini. Dari laporan anggota, kegiatan seperti ini memang setiap tahun dilaksanakan,” katanya.

Ke depan, pihaknya berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan, terutama ketika harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan sehingga masyarakat tetap dapat terbantu.

“Harapan saya ke depan, jika ada harga yang mahal lagi, kita bisa membantu masyarakat dengan melaksanakan kegiatan seperti ini kembali,” tutupnya.

Laporan: Alyakin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *