DP3A dan GOW Baubau Perkuat Komitmen Atasi Permasalahan Perempuan dan Anak

0
DP3A dan GOW Baubau Perkuat Komitmen Atasi Permasalahan Perempuan dan Anak
👁️ 62 dibaca
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Abdul Rahman. (Foto:Alyakin)

Baubau,madingsultra.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau terus menunjukkan komitmennya dalam membangun daerah yang peduli dan ramah terhadap perempuan serta anak. Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW), berbagai langkah nyata terus digalakkan untuk memperkuat jejaring dan kolaborasi lintas organisasi.

Kegiatan bertema “Penguatan Jejaring Antar Lembaga Penyedia Layanan Peningkatan Kualitas Keluarga melalui GOW Kota Baubau” menjadi momentum penting bagi organisasi perempuan untuk bersatu dan berperan aktif dalam pembangunan sosial di daerah.

Kepala DP3A Kota Baubau, Abdul Rahman mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat peran perempuan dalam menghadapi berbagai persoalan sosial, khususnya kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Tentu kegiatan ini menjadi salah satu bentuk bagaimana seluruh organisasi dapat saling bekerja sama, utamanya dalam isu-isu perempuan dan komitmen untuk berperan selama masih ada masalah-masalah KDRT,” kata kepala DP3A, Abdul Rahman ketika dikonfirmasi madingsultra.com di aula kantor Wali Kota Baubau,Selasa (04/11/2025).

Ia menegaskan, kolaborasi bersama GOW merupakan langkah nyata dalam pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak. “Insyaallah ke depan, mereka akan mengambil bagian bagaimana berperan dalam menurunkan kekerasan terhadap perempuan dan anak,” tambahnya.

Langkah kolaboratif ini tidak hanya menjadi bentuk pencegahan, tetapi juga penguatan layanan bagi korban kekerasan. GOW bersama DP3A terus berupaya memberikan pendampingan, mulai dari proses pelaporan di kepolisian hingga pemulihan psikologis, klinis, dan hukum.

“Kalau terjadi kasus, kami mengetahuinya dari laporan. Setelah itu dilakukan penjangkauan terhadap anak yang mengalami pelecehan, pendampingan di Polres, lalu pasca pemulihan hingga tuntas masalahnya,” jelasnya.

Anggota Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Baubau saat mengikuti kegiatan Penguatan Jejaring Antar Lembaga Penyedia Layanan Peningkatan Kualitas Keluarga yang digelar oleh DP3A Baubau, Selasa (4/11/2025). (Foto: Alyakin)

Dalam kegiatan tersebut, anggota GOW juga memilih ketua baru, yakni Wakil Wali Kota Baubau, Ir. Wa Ode Hamsina Bolu yang diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi perempuan.

“Ke depan, GOW akan fokus pada program pelatihan pendampingan bagi perempuan dan anak. Kami ingin setiap organisasi memiliki kemampuan dan kepekaan untuk bertindak cepat ketika terjadi kasus di lingkungannya,” ujar Abdul Rahman.

DP3A mencatat bahwa kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Kota Baubau menunjukkan tren penurunan pada tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini menjadi bukti meningkatnya kesadaran masyarakat untuk melapor serta efektivitas program pendampingan yang dijalankan bersama GOW.

Saat ini, GOW menaungi 10 organisasi dengan total anggota sekitar 300 orang yang tersebar di berbagai wilayah Kota Baubau. Sinergi ini menjadi kekuatan baru bagi perempuan Baubau untuk terus hadir sebagai bagian penting dari solusi.

“Ini adalah kekuatan baru, bagaimana kita bisa bersama-sama dengan pemerintah daerah, apalagi wakil wali kota adalah bagian dari GOW. Dengan adanya organisasi ini, kita bisa saling membantu menyelesaikan masalah-masalah yang ada,” tutupnya.

Laporan: Alyakin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *